celebrating poetry, puisiku

Suatu Pagi di Jendela

image

Pagi ini terasa sunyi
Walau hadir tangis bayi yang baru lahir
Pagi ini ku memanggil Ibu
Walau nalar ini tersadar Ibu tak ada di kamar

Tatapku menerawang bingkai jendela
Setitik air mata mengundang kerinduanku padamu
Apakah kau melihatku di sini, Bu?
Apakah kau tahu aku sedang mengingat hangat jemarimu?
Apakah kau melihat cucu mungilmu di rumahmu?

Mungkin dia mampu melihatmu dalam tangis
Mungkin dia tahu kau sedang tersenyum di tempat ku berdiri

Suatu pagi di jendela kamar ini
Selalu ku mengingatmu, Ibu

(14 April 2016, 09.20 wib)

*untuk alm. Mama Ieke Widhyati Arifien*