Artikel Parenting

Why Children Do Bullying?

Bullying
Picture from http://georgiavoices.org/2013/11/5-things-teach-child-bullying/

I felt sad when my daughter cried yesterday, after school. Her friends told me that she was bullied by her classmate. It’s a boy. He asked an answer for Math but my daughter didn’t give it. He said, ”Monkey!” to my daughter. As long as I know, that boy named, Al, never did something mean to my daughter. Even the most naughty boy in her class never hurts my daughter.

I asked myself, why is Al doing that? Maybe because he’s angry didn’t get the Math answer or something else. At that time I was so angry and wanted to say something to Al’s mom. But I tried to calm myself and clear my mind. I just said, “Just ignore if your friend say bad words to you. If you’re crying, he will bully you again and again. Be a tough girl.”

As I arrived home, I discussed it with my husband and he said the same thing to my daughter. “You don’t have to fight back. Just ignore him. That’s enough,” said my husband to his girl.

My daughter is still in her sadness for a couple of minutes. Maybe she was confused about her attitude to Al at school. Once again, I tried to cure her scar deep inside her heart. “You are Mom and Dad’s brave girl. Don’t cry anymore if it happens again. Ok?”

But for a child, ignoring the bullying is not enough, and it’s not a solution for long term. I try to think, why a child could say such bad words to their friends? Is it because of his neighborhood or his parents habitual at home? If parents bully their children, then they will imitate those bad languages and they will yell it when they get in to other environment for sure. Then they get used to it.

Moral principal is our responsibility in parenting. If there is no moral education at home then the children would be like an animal. Uncontroll, wild and free. It’s pathetic. My daughter is a child with the gentle habitual. Although sometimes, I yell at her about discipline, but I never say anything bad to her. Especially her Dad, there’s no bad word in every single conversation to my daughter. I really inspired by his gentle affection. So, no wonder my daughter’s crying because of that bad word.

Cause I realized, bad words will create bad child. A Tiger should treat his son like a Tiger. A human should be treated with love and gentleness. Even a Tiger mother has her own way to love her little tiger.

So, whose duty to prevent the children from bullying? It’s ours as parents and teachers at school should be one of the main elements to see the symptom. This is a serious problem for us. One thing that I understand from this experience is ‘don’t bully your children if you want your children be happier than yourself.’

my journal

“Suatu Hari Bersama Paman” (Part 2)

picture taken from : printablecolouringpages.co.uk
picture taken from : printablecolouringpages.co.uk

Aku lupa kapan terakhir mendengar suara Paman di telepon. Ya, cuma Paman yang rajin menanyakan kabarku. Seharusnya aku yang sering menelepon, Paman. Beliau aku panggil Om, adik dari Mamaku.

Ada satu kesempatan yang tak bisa kulupakan. Waktu itu, di meja makan, usai makan malam. Kalimat yang Om katakan sangat menikam hatiku hingga bekas tikaman itu bukan menjadi luka tetapi menjadi sebongkah semangat hidup yang harus aku bakar. Bara itu hingga kini masih menyala dengan bahan bakar doa dan harapan.

Om, mungkin aku tidak mampu membalas segala kebaikan yang Om pernah berikan. Namun sepertinya Allah telah memberikan segala kebaikan hidup padamu. Aku sangat senang ketika mendengar Om dan Tante pergi ke tanah suci. Semoga Allah selalu memberikan karunia-Nya padamu. Beberapa kali aku bermimpi berkunjung ke rumah Om dan rasanya seperti nyata. Mungkin rasa kangen yang terpendam menjelma menjadi mimpi indah. Selain kangen menaiki kereta api, aku juga kangen dengan suasana keluarga yang harmonis dan tentu saja masakan Tante yang enak.

Aku tidak mampu membayangkan bagaimana jika hari itu Om tidak mengajakku tinggal bersama di rumah dan melanjutkan sekolahku. Allah mengulurkan pertolongan padaku melalui tanganmu, Om. Semakin hari, aku semakin mengagumi sosokmu yang penuh canda, cerdas, pekerja keras, dan family man. Beberapa penggalan cerita masa kecilmu pernah kudengar dari almarhumah Mama.

Bagaimanapun dirimu, aku akan tetap menganggapmu sebagai Ayahku. Sebenarnya, aku ingin berlama-lama bertukar cerita denganmu, tapi langkah perjalanan hidupku harus terus berganti agar aku mandiri. Mungkin suatu hari aku akan memerlukan bantuanmu saat aku butuh. Doaku untukmu dan keluarga akan selalu kuucapkan agar kasih sayang selalu bertaut di celah-celah langit yang terkadang kelabu.

*untuk Om Lily Syahrial Arifien dan keluarga.

Resensi

“Review Novel Teenlit – Love Puzzle”

Cover Novel "Love Puzzle"
Cover Novel “Love Puzzle”

 

Judul               : “Love Puzzle”

Penulis            : Eva Sri Rahayu

Penerbit          : Teen@Noura (Noura Books), Jakarta.

Cetakan          : I, November 2013.

Tebal               : 286 halaman

Genre              : Remaja

Harga              : Rp 49,000

 

Judul novel remaja ini membuat calon pembaca menebak-nebak, apakah ini ada hubungannya dengan puzzle yang biasa dimainkan anak atau orang dewasa di dunia nyata? Warna cover yang soft dan ilustrasi kamera instan dengan balon warna warni yang terikat di kamera serta gambar tiga orang di dalam foto, cukup menarik minat pembaca. Setiap bab dibatasi art paper bernuansa penggalan puzzle sesuai bahasan cerita babnya.

Cinta memang tema yang paling disukai dan tetap menjadi favorit beberapa pembaca. “Love Puzzle” seolah ini menjanjikan hal-hal manis di dalam ceritanya. Tebakan saya tidak salah. Bab demi bab saya nikmati dan membuat rasa penasaran oleh teka-teki yang ditampilkan sejak bab awal. Prolog cukup memancing bayangan cerita yang akan tersaji di Puzzle 1.

Selain tentang percintaan, novel ini juga menghadirkan tema keluarga, persahabatan, masalah-masalah remaja SMA hingga menjelang kuliah. Tokoh utama perempuan bernama Rasi, dan tokoh laki-laki kembar yang menjadi pokok permasalahan adalah Raja Alexander Agusta dan Iskandar. Konflik keluarga tokoh kembar sangat kental. Sayang sekali, latar belakang keluarga Rasi tidak terlalu dimunculkan.

Setiap bab di novel ini menyajikan konflik yang beragam. Konflik batin tokoh-tokohnya pun begitu terasa dalam. Narasi dan dialog yang ada mampu membuat saya sebagai pembaca hanyut dalam cerita. Namun ada beberapa adegan yang menurut saya kurang logis. Entah karena ada unsur magis dan misteri tentang si tokoh yang telah meninggal atau karena pengalaman saya sebagai pembaca novel yang memang tidak terlalu menyukai hal-hal gaib.

Kalimat favorit saya dalam cerita ini, saat Rasi berusaha menyadarkan tokoh perempuan yang menjadi sahabat barunya, bernama Ayara (pacar Iskandar), Please, Aya. Berhenti hidup dalam kebohongan. Jangan terus hidup di masa lalu!” Adegan yang paling saya sukai adalah saat Rasi membakar kartu identitas Iskandar yang dimiliki Alexander di hadapan Ayara.

Menurut saya, konflik yang paling tajam ada di Puzzle 14. Di bab ini, teka-teki dan misteri yang saya baca bab demi bab mulai terkuak hingga saya ingin terus melanjutkannya ke bab selanjutnya. Penulis cukup berhasil menggunakan alur mundur sebagai penyajian yang mengundang rasa penasaran pembaca. Jika ingin tahu “gambaran utuh” dari puzzle yang teracak di setiap bab di dalam novel ini, silakan baca novel ini, temans. Epilog yang ada di akhir cerita menjadi penutup yang cantik untuk menggambarkan apa yang terjadi dengan Raja Alexander Agusta dan Rasi setelah puzzle-puzzle cerita tersusun sedemikian rupa.

Novel “Love Puzzle” ini layak menjadi pilihan pembaca, khususnya remaja, yang menyukai cerita cinta dramatis, penuh hal-hal magis, perjalanan hidup yang tragis, namun tak lepas dari sentuhan-sentuhan manis.

Terimakasih kepada Eva Sri Rahayu, sang penulis novel ini yang telah membubuhkan tulisan di halaman depan untuk saya, “Selamat bertualang di dunia Raja dan Rasi. Semoga suka.” Saya sudah bertualang dalam ceritanya, dan Yup! Saya suka novel ini. It’s recommended! 🙂

beautiful songs, my journal

“Close Your Eyes” by Michael Buble

Michael Buble 2

 

Lagu ini sedang saya dengar berulang kali. Saya merasakan makna cinta dari lagu ini. Ya, lagi-lagi hal-hal sewangi cinta tak pernah lepas dari keseharian kita. Berikut ini lirik lagunya.

Close your eyes, let me tell you all the reasons why

Think you’re one of a kind Here’s to you, the one that always pulls us through

Always do what you gotta do You’re one of a kind, thank God you’re mine.

You’re an angel dressed in armor

You’re the fair in every fight

You’re my life and my safe harbor

Where the sun sets every night

And if my love is blind, I don’t want to see the light.

It’s your beauty that betrays you, your smile gives you away. Cause you’re made of strength and mercy

And my soul is yours to save I know this much is true

When my world was dark and blue I know the only one who rescued me was you

When your love pours down on me I know I’m finally free so I tell you gratefully

Every single beat in my heart is yours to keep

So close your eyes, let me tell you all the reasons why babe You’re never going to have to cry baby

Because you’re one of a kind Yeah, here’s to you You’re the one that always pulls us through

You always do what you got to do babe

‘Cause you’re one of a kind. You’re the reason why I’m breathing with a little look my way.

You’re the reason that I’m feeling It’s finally safe to stay!

Kalimat yang paling saya suka dari lirik lagu ini adalah “You’re the reason why I’m breathing.” Mungkin sebagian orang kalimat itu terdengar gombal. Namun, jika kita telah menemukan belahan jiwa yang akan menemani kita selama hidup, kita akan memiliki alasan mengapa kita bernapas hari ini dan berharap esok masih bernapas hanya karena dia. Selalu ada alasan bagi kita untuk hidup bersama seseorang yang kita cintai. Tak hanya pasangan hidup yang membuat kita bertahan dan menghirup udara segar, tetapi orang-orang yang memiliki arti dalam setiap langkah hidup kita. Kekuatan cinta mengalahkan segalanya.

Tutuplah matamu dan dengarkan semua alasan mengapa dia bersamamu hingga kini. Berbahagialah jika kamu adalah satu dari sejuta orang yang dipilih untuk mendekap setiap detak jantungnya di dalam hatimu. Pahamilah jika cintanya buta, karena itu dia tak ingin melihat cahaya. Dia hanya ingin bersamamu.

beautiful songs, my journal

“All of Me by John Legend”

Cover album John Legend "Love In The Future"
Cover album John Legend “Love In The Future”
All_of_Me_John_Legend

Saya sedang mengulang-ulang lagu dari John Legend ini.

What would I do without your smart mouth
Drawing me in, and you kicking me out
Got my head spinning, no kidding, I can’t pin you down
What’s going on in that beautiful mind
I’m on your magical mystery ride
And I’m so dizzy, don’t know what hit me, but I’ll be alright

My head’s under water
But I’m breathing fine
You’re crazy and I’m out of my mind

Chorus:
‘Cause all of me loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me, I’ll give my all to you
You’re my end and my beginning
Even when I lose I’m winning ’cause I give you all, all of me
And you give me all, all of you, oh…

How many times do I have to tell you
Even when you’re crying you’re beautiful too
The world is beating you down, I’m around through every mood
You’re my downfall, you’re my muse
My worst distraction, my rhythm and blues
I can’t stop singing, it’s ringing, in my head for you

My head’s under water but I’m breathing fine
You’re crazy and I’m out of my mind

[Repeat Chorus]

Give me all of you
Cards on the table, we’re both showing hearts
Risking it all, though it’s hard

[Repeat Chorus]

Syairnya begitu dalam, terutama bagian chorus-nya dan seolah mengungkapkan bagaimana seorang pria yang sangat jatuh cinta pada pasangannya yang kini menjadi istrinya. Model video klipnya adalah John Legend dan istrinya, Chrissy Teigen. Feel lagunya tergambar jelas di sana bagaimana John mencintai segala yang ada pada diri istrinya.
Penggalan syair favorit saya adalah…
You’re my downfall, you’re my muse
My worst distraction, my rhythm and blues
I can’t stop singing, it’s ringing, in my head for you

Seharusnya pria manapun di dunia menerima apapun yang ada pada diri pasangan hidupnya karena penerimaan pertanda sebuah ketulusan hubungan walaupun dalam perjalanannya mungkin ada hal-hal yang harus diperbaiki. Inner beauty dari seorang istri adalah hal yang paling membuat suami terpikat, jadi kita sebagai perempuan harus pintar mengasah perasaan agar suami mampu ‘mencerna’ bagaimana perasaan kita padanya.

Setiap penggalan lagu ini, saya mencoba pahami bahwa setiap perempuan pasti memiliki pesona tersendiri di mata prianya. Ketidaksempurnaan akan terhapus oleh perasaan cinta yang tulus karena jika seseorang mencoba sepenuh hati menyayangi maka sisi negatif perlahan akan terkikis. Walaupun sang pria melihatnya sedang menangis atau cemberut, tetap saja ia terlihat memikat dan cantik di matanya. Perasaan cinta adalah anugrah bagi setiap pasangan manusia. Perasaan ini akan terpelihara jika masing-masing pribadi terus belajar memahami makna cinta itu selama perjalanan hidup bersama.

Dear husband, you have to know the deepest love you can create from a kiss and hug to your wife before going to bed and when she wake up in the morning. It’s not just a shape of love, but it’s the beauty of human feelings.

Wife, you won’t be bored with your husband if he always giving you the gentleness inside his heart.

beautiful songs, my journal

“Heart Hypnotic”

DELTA & BRYAN in the past
DELTA & BRYAN in the past
Gorgeous DELTA GOODREM
Gorgeous DELTA GOODREM

Judul sebuah lagu terbaru dari Delta Goodrem, membuat saya terhipnotis untuk mengulang-ulang lagu ini. Lagu ini mengingatkan saya akan daya magis dari seseorang yang saya kagumi. Ia membuat hati saya terhipnotis, apapun yang ia mau pasti saya akan melakukannya tanpa nalar.

Di awal situasi ini terjadi, saya tak menyadarinya, apa ini namanya? Jatuh cintakah? Hingga saya sedemikian terpesona, juga sebaliknya, dia terpikat pada saya. Mungkin cinta memang mengandung daya tarik magnetis hingga hati ini tertarik hanya pada satu objek yang menjadi pilihan hati.

Di saat lain, patah hati menjadi nyanyian indah karena kenangan yang dibawa olehnya. Ya, seperti simphony dua hati. Saat saya menyanyikan lagu patah hati, terbayang segala hal tentangnya dan luka yang pernah terasa. Saat saya lupa bahwa pernah patah hati, itu menjadi nyanyian hati yang lebih indah. Saya tersadar telah terhipnotis oleh orang asing yang membuat saya terbuai dengan kalimat cintanya dan sebenar-benarnya cinta.

Grey skies over a setting sea
Heartbreak, that sounds like a symphony
Future memories at the thought of you
Perfect moments of a desperate youth

Sun light burning into the moon
Just like all off the things you do
The way you got me,You in control,
Yeah, you can hypnotize me, You hypnotize me,

I don’t, I don’t know what this is,
But I know I love it, Baby yes I know,
You got my heart hypnotic, and no letting go

I don’t, I don’t know what this is,
But I know I love it, Baby yes I know,
You got my heart hypnotic, and no letting go

Dark nights under the setting sun
Bright lights, come we’re the only one
I’ve got this vision, how it’s supposed to be
There’s a fortune teller, telling you and me

Your light, is beaming inside of you,
That’s how, you mesmerized me too,
The way you got me,Yeah you in control,
You can hypnotize me,You hypnotize me

Delta, you hipnotized me with the song.
Husband, you hipnotized me with your humble and warmth.
Past, you’ve hipnotized me with the first thing I saw you.

beautiful songs, my journal

“I Can’t Live Without Music”

So, listen to the radio...
So, listen to the radio…

Semua orang pasti suka musik. Kalaupun ada orang yang tidak suka, saya pikir dia termasuk orang aneh. Musik bisa mengendurkan syaraf-syaraf yang tegang di otak kita. Jadi, nggak kebayang kalau ada orang yang nggak suka musik, mukanya kayak apa. Musik itu bisa membuat kita awet muda, betul nggak? Bukan berarti kita lupa umur karenanya, tapi kita bisa sejenak membuat diri kita lebih rileks, mengikuti irama, dan syair lagu yang mampu membuat kita lebih fresh dari pada sebelumnya.

Menurut saya pribadi, musik adalah cinta ketiga saya setelah suami dan putri saya. Dia nggak bisa dipisahkan dari hidup saya. Bahkan saat patah hati sekalipun, musik adalah teman terdekat saya selain sahabat. Alunan dan syairnya mewakili setiap hal yang pernah terjadi dalam hidup saya.
Beberapa penyanyi favorit saya menjadi inspirasi hidup bagi saya. Shania Twain misalnya, dia mengalami perjuangan panjang untuk mencapai puncak karirnya hingga akhirnya sempat memutuskan stop bernyanyi karena kepercayaan dirinya hilang saat ditimpa masalah rumah tangganya. Saya ingin sekali memiliki buku biografi yang ditulisnya sendiri. Sebuah tayangan yang pernah saya tonton di Oprah Winfrey Show membuat saya semakin kagum padanya. Wajah cantiknya tak pernah padam. Dia selalu berusaha tampak bahagia walaupun luka dalam hatinya belum benar-benar pulih.

Penyanyi favorit pria yang saya kagumi menjadi sebuah ‘cinta terpendam’ dan saya selalu kembali terpana dengan suara merdunya saat dia menelurkan lagu-lagu baru. Saya beruntung bisa merasakan apa yang disebut keindahan musik. Ini sebuah anugrah yang tak dapat kita pungkiri. Bayangkan jika kita tak dapat mendengar keindahan, semuanya akan terasa sunyi dan saya nggak bisa menulis apapun. Musik selalu menemani saya saat menulis sesuatu, karena tanpanya saya nggak bisa menjabarkan dengan jelas apa yang saya ingin tuliskan.

Mungkin ada beberapa orang yang fanatik dengan satu aliran musik, sampai menganggapnya ‘Music is my religion’. Itu sah saja jika dipandang dari makna seni. Namun saya berusaha menyeimbangkan, musik mana yang saya sukai dan pemahaman agama seperti apa yang saya anut. Keduanya nggak bisa dicampur-adukkan. Saya memiliki darah seni yang kental, dan pada akhirnya saya bisa bilang, “music is my life”.

Nggak peduli dengan telinga yang kemungkinan akan mengalami gangguan pendengaran, saya tetap betah dengan earphone di sela-sela aktivitas di rumah atau menemani perjalanan.
Musik adalah hasil karya manusia yang berperasaan dan berbudaya. Jadi tanpa perasaan dan budaya yang kita miliki, hati manusia akan kering. Saya ingin hati ini tetap basah oleh kreativitas dan kenikmatan dalam mensyukuri perjalanan hidup. Sometimes music is about a journey, sometimes it will kill you slowly.
I can’t live without music. Can you?

my journal, Rumah Kayu

“Surat Cinta untuk Bapak”

my father (1982)
my father (1982)
(Ujungberung, 16-06-2013, 09:44 waktu laptop-ku)

Pagi ini aku sangat melankolis. Bahkan ketika membenahi jemuran, air mata meleleh begitu saja karena teringat Bapak. Ini suratku untukmu, Pak…

Pak, apa kabar Bapak di sana? Semoga selalu damai dan terang di bumi Allah.
Maafkan, jika air mata ini terkadang muncul. Mencintaimu rasanya seperti ini. Kadang menangis, kadang bahagia, dan kadang keduanya bercampur menjadi perasaan yang tak dapat dimengerti. Aku mencintaimu seperti aku mengagumi jejak-jejakmu semasa hidup. Aku merasa bahwa foto-foto dan ijazah sekolahmu dulu menjadi inspirasi hidupku. Sikapmu yang hangat dan bahasa cintamu padaku masih terkenang dalam penggalan-penggalan memori masa kecilku. Mereka berkelebat silih berganti, terkadang menghantuiku dengan cara yang cantik.

Aku telah lama tak bersua dengan pusaramu, namun doa selalu kukirimkan untukmu di setiap salatku. Itu adalah bentuk rasa cintaku padamu. Sederhana namun membuatku berkontemplasi tentang makna kehadiran seorang Ayah dalam hidup.

Ya, dirimu sangat berarti untukku walau hanya sekejap saja aku merasakannya. Time goes by so fast, and I realize that I’ve ever had such a smart and good man like you in my life. Ada sebuah quote mengatakan bahwa cinta pertama seorang anak perempuan adalah Ayahnya. Itu benar, Pak. Buktinya, dalam menentukan pilihan laki-laki mana yang aku suka, beberapa mirip dengan karakter dan pribadimu. Aku selalu terpikat dengan laki-laki tinggi, smart, berpikiran luas, dan punya sense of humor.
Pacar pertama, kedua, ketiga, hingga aku bertemu seseorang yang menjadi suamiku kini, hampir semuanya typically you. Menurut cerita beberapa kerabat dan saudara, Bapak adalah tipe Ayah yang overprotective. Mungkin semua Ayah di dunia ini begitu pada anak perempuannya. Semoga Bapak tahu, suamiku seperti dirimu. Dia sangat perhatian, juga pada cucumu. Kadang aku tidak sanggup menahan keharuan kala suamiku terlalu jujur berkata bahwa dia begitu menyayangiku. Seolah-olah perkataan itu adalah perkataanmu, Pak.

Aku tidak bisa menghitung segala kebaikan suami selama aku hidup bersamanya. Kebaikanmu pun tak mampu ku sebutkan satu persatu. Namun setiap perasaan yang pernah kurasa semasa kecil, tetap terpatri di dalam hati. Dia memiliki ruang tersendiri dan sangat spesial. Aku tak bisa melangkah tanpa perasaan cintaku padamu, Pak. Dia menjadi kekuatan gaib yang mampu mengarahkanku pada hal-hal yang pernah Bapak lakukan.

Aku pernah tertarik dengan kamera analog Kodak milikmu dan memainkannya. Sekarang, aku menjadi penikmat foto dan telah lahir beberapa tulisan versiku dari hasil jepretan kameraku sendiri. Aku pernah tertarik menjahit, setidaknya ini menjadi dasar pengetahuan bagiku untuk mengenal dunia perempuan. Bapak juga mahir bukan menjahit baju? Mama yang bilang padaku. Aku pernah mengajar di sebuah sekolah dan memiliki murid private, itu darahmu, Pak. Bapak lulus dengan predikat Sarjana Muda dan memperoleh nilai baik di Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan. Aku menyimpan ijazahmu dan bangga karenanya. Aku semakin jatuh cinta padamu. Aku membeli laptop dari sisa uang hasil penjualan rumah Bapak, dan telah lahir dari laptop ini beberapa tulisan. Puisi dan note tentangmu telah hadir di buku perdanaku dari laptop ini. Andai saja Bapak masih ada bersamaku, kita mungkin bisa menulis buku bersama tentang pendidikan dan parenting, atau hal-hal berbau sosial dan kesehatan. Bapak menyukai bidang itu kan? Mama yang bilang, kalau Bapak sangat berjiwa sosial dan pernah praktek mengajar di sebuah Sekolah Luar Biasa. Bapak, aku bangga padamu. Jiwamu ada dalam jiwaku meskipun aku tetap sedikit judes untuk beberapa hal, tapi aku telah menemukan duniaku, passion-ku, dan hobiku.

Bapak, aku ingin Bapak tahu bahwa dirimu sangat memengaruhiku menjadi pribadi yang melankolis. Aku mudah menangis, bahkan sebelum tidur, aku bisa menangis bahagia karena sesuatu. Aku masih ingat bayanganmu di pintu kamar tidurku dulu. Bayangan dirimu hadir, dan senyummu mengembang untukku. Aku pikir itu hanya mimpi atau halusinasiku saja. Semoga bayangan itu benar-benar dirimu, Pak. Aku merindukannya…
Aku tak boleh menyalahkan takdir, karena meyakini takdir adalah bagian dari kewajiban orang beriman. Aku hanya ingin memaknai cintaku padamu yang telah terbalas oleh segala pertolongan Allah SWT untukku. Tanpamu, aku sempat rapuh dan berkali-kali jatuh. Namun, suamiku dan beberapa tangan-tangan hangat lain telah meraihku hingga aku mampu untuk berdiri dan berbahagia di masa kini. Alhamdullillah yang tak terhingga ku ucapkan padaNYA.

Cintaku pada Bapak mungkin tak sebesar cintamu padaku. Surat ini hanya sebentuk pernyataan cinta pertamaku yang tertanam di jiwa, dan rasanya sangat berbeda dengan perasaan saat kubuat surat untuk seorang laki-laki di masa sekolah dulu. Semoga Bapak mampu membaca surat ini dari sana karena tanpa jasa POS, aku yakin surat ini sampai padamu.

Aku akan selalu mengingatmu dan rasa cinta ini. Doaku untukmu juga untuk Mama, akan kutambah menjelang Ramadan. Mungkin sebagai hadiah cinta dariku, suatu hari nanti, aku akan menulis Biografi tentangmu, Pak, dan akan kuberi judul “My First Love, Asep Natapradja in memoriam (1946-1985)”. Terimakasih atas anugrah nama yang indah darimu, Beta Widias, yang akan kubawa hingga maut menjemput. Semoga menjadi kebaikan bagiku selama hidup.

Dengan segenap rasa cinta dan kagumku,
Putrimu,
Neng Beta

To send a letter is a good way to go somewhere without moving anything but your heart. — Phyllis Theroux

beautiful songs, my journal

“Just Give Me A Reason” (Pink feat. Natte Ruess)

Right from the start, you were a thief
You stole my heart and I your willing victim
I let you see the parts of me that were not all that pretty
And with every touch you fixed them
Now you’ve been talking in your sleep oh oh
Things you never say to me oh oh
Tell me that you’ve had enough of our love, our love

Just give me a reason, just a little bit’s enough
Just a second we’re not broken just bent
And we can learn to love again
It’s in the stars, It’s been written in the scars on our hearts
We’re not broken just bent and we can learn to love again

I’m sorry I don’t understand where all of this is coming from
I thought that we were fine (Oh, we had everything)
Your head is running wild again
My dear we still have everythin ‘ and it’s all in your mind
(Yeah but this is happenin ‘)
You’ve been havin ‘a real bad dreams oh oh
You used to lie so close to me oh oh
There’s nothing more than empty sheets between our love, our love
Oh our love, our love

Just give me a reason, just a little bit’s enough
Just a second we’re not broken just bent
And we can learn to love again
I never stopped you’re still written in the scars on my heart
You’re not broken just bent and we can learn to love again

Oh tear ducts and rust I’ll fix it for us
We’re collecting dust but our love’s enough
You’re holding it in you’re pouring a drink
No nothing is as bad as it seems, We’ll come clean

Lagu ini enak banget di telinga. Syairnya pun penuh makna. Suatu hubungan tentu terkadang konflik dan kesalahpahaman hadir menguji kesungguhan perjalanan. Lagu ini mengatakan bahwa kesempatan kedua itu ada jika diri masing-masing memberikan kepercayaan kepada pasangan untuk memperbaiki dirinya dan mengintrospeksi dirinya agar perjalanan berdua bisa berlanjut.

Namun jika keduanya sudah tak sejalan dalam pemikiran dan perasaan, apa yang bisa diperjuangkan. Jika salah satu dari pasangan ini ‘curang’ dan berpindah ke lain hati, kesetiaan ternodai. Terkadang sebuah hubungan terlihat rusak, tetapi sebenarnya pasangan sedang diuji. Bagaimana ujian itu bisa dijalani dengan sebentuk daya juang yang gigih, bagaimana ujian itu bisa ditempuh dengan hasil yang memuaskan.

Hubungan percintaan memang penuh dengan pengorbanan. Perasaan tersita, perhatian tercurah. Apa yang bisa kita balas untuk pasangan, kita usahakan, karena dalam sebuah hubungan, seharusnya ada “komunikasi” dua arah. Jika tak berbalas, hanya satu arah saja, hubungan itu tak patut untuk diteruskan, karena cinta bukan untuk saling menyakiti, tapi memahami arti.

beautiful songs, my journal

“Touch My Hands” by David Archuletta

Saw you from a distance
Saw you from the stage
Something about the look in your eyes
Something about your beautiful face
In a sea of people
There is only you
I never knew what the song was about but suddenly now I do

Trying to reach out to you, touch my hand
Reach out as far as you can
Only me, only you and the band
Trying to reach out to you, touch my hand

Can’t let the music stop
Can’t let this feeling end
‘Cause if I do, it’ll all be over
I’ll never see you again

Can’t let the music stop
Until I touch your hand
‘Cause if I do, it’ll all be over
I’ll never get the chance again
I’ll never get the chance again
I’ll never get the chance again
I see the sparkle of a million flashlights
A wonder wall of stars
But the one that’s shining out so bright
Is the one right where you are

Trying to reach out to you, touch my hand
Reach out as far as you can
Only me, only you and the band
Trying to reach out to you, touch my hand

Lagu ini enerjik dan manis. Saya suka walaupun sebenarnya lagu ini lebih cocok untuk remaja. Tapi musik itu sendiri diciptakan universal, siapapun sah-sah saja mendengarkan. Lagu ini cukup membantu saya dalam berimaji, seperti saat menulis cerpen teenlit. Semoga novel teenlit juga bisa segera saya buat. Saya butuh lagu-lagu seperti untuk memahami bagaimana anak-anak muda merasakan cinta yang tumbuh di hati mereka. Pada dasarnya saya memang penyuka musik karena musik membuat hidup kita lebih dinamis.

Adakah orang yang tidak suka musik? Kalau pun ada, sepertinya dia akan merasa hampa, tak ada warna di hidupnya. Adakah orang yang belum mengenal cinta? Mungkin ada. Hanya soal waktu saja hingga dia akan merasa bahwa hidup dengan cinta adalah sebuah gairah alamiah.

So, David… i’ll will always listen to your songs because i like the way you sing, and every words in your song will always making me ‘crazy’ about love.

*lyrics from http://www.metrolyrics.com/touch-my-hand-lyrics-david-archuleta.html