my journal, Rumah Kayu

“Peribahasa Mama”

notes unyu 2Ini tentang buku kecil berwarna pink bergambar emoticon lucu milikku. Aku membelinya untuk coretan outline konsep tulisan. Eh, si kecil cantikku malah pengen buku ini. Padahal dia sudah punya, sama persis dengan milikku. Ukurannya saja yang beda.

Aku teringat apa kata almarhum Mama, bahwa apa yang dimiliki orang tua itu sudah pasti menjadi milik anak, tetapi benda milik anak belum tentu menjadi milik kita. Aku bertanya pada putriku, “Kaka, mau yang ini? Tukeran aja ya? Yang itu buat Mama.” Dia mengangguk dengan senyumnya yang lucu. Itu tawaranku yang kedua kalinya, dan dia baru mengakui bahwa dia menginginkannya.

Akupun pernah seperti itu pada almarhum Mama. Aku meminta benda-benda yang aku anggap menarik dan Mama memberikannya begitu saja dengan tulus. Aku merasakan hal yang sama, kini terhadap putriku. Aku belajar menurunkan ego dan melepaskan sesuatu yang aku miliki untuknya.

Mungkin suatu hari nanti, aku akan merasakan bagaimana melepaskan dirinya bersama seseorang, tanpa ragu. Apapun yang dia inginkan akan kuberi tanpa pamrih. Seluruh jiwaku miliknya, separuh jiwanya milikku. Semoga buku note kecil pink itu membuatmu ceria dengan coretan tokoh-tokoh komikmu, dan benda-benda lain yang akan kuberi padamu juga mampu membuat hatimu berjelaga dengan cinta.

my journal

“A Note for My Niece”

Ab3 2Hei, Meiya Tianisabri Akbar, I only could sent you a message and write this note.
Once again, Happy birthday! 🙂

Kamu sudah 13 tahun sekarang. Sudah mengenal Blackberry dan segala bentuk jejaring sosial. Tante eh… bibi aja lah ya… Masih ingat nggak, kamu manja banget sama nenek? Waktu kecil, usia 3 tahun, kalau lagi ngambek sama Bunda, cari perhatian nenek. Kamu sangat cengeng. Apa-apa manggil “Ndaaa…” atau “Neneeeek…”

Bi Neng nggak bisa memberi apapun kecuali harapan dan keinginan sama Meiya. Bunda dan Ayah mungkin juga begitu. Bibi bangga kamu sudah banyak melakukan kegiatan positif. Terutama pilihan ekstrakulikuler Jurnalis, itu keren Meiya! Mudah-mudahan nanti Meiya bisa jadi penulis juga seperti Bi Neng. Ehem! Narsis Dari kegiatan Jurnalis dan tulis menulis, kamu akan tahu dan mengerti banyak hal. Itu baik untuk perkembangan daya nalar dan motorikmu lho!

Semoga Meiya selalu menjadi kebanggaan Ayah dan Bunda. Nenek juga mungkin melihatmu dari “sana” dan bangga melihat cucunya cerdas lincah. Semoga sosok nenek di matamu menjadi sosok yang menginspirasi karena darah seni yang mengalir di diri beliau menurun padamu, Meiya. Nenek suka menggambar dan melukis sepertimu. Segala hal yang berbau kreativitas, nenek jagonya. Kamu juga jago banget. Ayah dan Bunda juga menularkan bakat seni yang indah di dalam dirimu. Asah terus potensi itu hingga menjadi sesuatu.

Jadilah seorang perempuan yang aktif dan selalu optimis, apapun yang kamu hadapi nanti setelah usia 13. Bi Neng bangga padamu. :’)

Mungkin suatu hari, Bi Neng akan memenuhi janji makan es krim Cisangkuy. Tagih aja kalau Bi Neng lupa, hehe…